Pengumuman Terbaru

Jenis Soal BCKS

Jenis Soal BCKS

oleh System Administrator -
Jumlah balasan: 0

Secara keseluruhan peserta BCKS akan dihadapkan dengan beberapa tipe soal yakni:

  • Soal Studi Kasus Beranak

Studi kasus beranak adalah metode pembelajaran/asesmen di mana sebuah kasus pokok (induk) diberikan kepada peserta. Dari kasus tersebut, akan lahir kasus-kasus turunan (anak) yang berkembang sesuai dengan respons atau keputusan peserta. Dengan cara ini, peserta dilatih menghadapi masalah nyata yang berlapis seperti yang sering terjadi di dunia pendidikan.

Dalam seleksi bakal calon kepala sekolah, metode ini dapat dipakai untuk menilai:

  1. Kematangan moral (apakah keputusan berdasarkan etika, kejujuran, tanggung jawab).
  2. Kematangan emosi (apakah mampu mengendalikan diri, bijak dalam tekanan).
  3. Kematangan spiritual (apakah selaras dengan nilai kemanusiaan dan keteladanan).
  4. Kepemimpinan & pengambilan keputusan (strategis, komunikatif, solutif).
  • Soal Studi Kasus Tunggal

Studi Kasus Tunggal adalah model penilaian di mana peserta diberikan satu kasus yang utuh untuk dianalisis dan diselesaikan. Kasus ini tidak bercabang, jadi peserta cukup fokus pada satu situasi dan memberikan langkah penyelesaian yang logis, etis, dan aplikatif. Cocok digunakan dalam tahapan seleksi bakal calon kepala sekolah untuk melihat bagaimana peserta mengurai masalah, menentukan prioritas, dan mengambil keputusan strategis.

  • Soal Fakta Opini

Soal Fakta–Opini digunakan untuk menilai ketajaman berpikir kritis calon kepala sekolah. Peserta diminta membedakan fakta (kenyataan yang dapat dibuktikan) dengan opini (pendapat, interpretasi, atau penilaian subjektif). Dalam konteks seleksi calon kepala sekolah, tes ini penting untuk melihat apakah calon pemimpin mampu bersikap objektif dan tidak terjebak pada persepsi atau gosip.

  • Soal Pilihan Ya atau Tidak

Soal Ya/Tidak adalah bentuk soal sederhana namun tajam untuk melihat ketegasan sikap calon kepala sekolah. Peserta diberi pernyataan, kemudian diminta menjawab “Ya” atau “Tidak” disertai alasan singkat. Kelebihan soal ini: langsung menguji konsistensi prinsip, keberanian mengambil keputusan, dan kejelasan nilai moral calon pemimpin sekolah.